Calon Manajer Kopdes Meninggal karena TBC, Begini Penjelasan Kemhan soal Hasil Tes Kesehatan
JAKARTA, iNews.id – Peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Novia Rahmadhani Sihotang, meninggal dunia saat menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Novia meninggal akibat tuberkulosis (TBC).
Tim Seleksi Pusat Bidang Kesehatan, Letkol Ckm dr Ikhsan, menjelaskan seluruh peserta sebelumnya telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pemeriksaan fisik, laboratorium, rontgen, hingga USG. Namun, saat pemeriksaan awal, Novia hanya terdeteksi mengalami infeksi paru-paru.
"Itu dari hasil pemeriksaan itu bukan TBC, tetapi adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh virus. Jadi kita karena suatu situasi seseorang itu berbeda-beda, kondisi kekuatannya berbeda-beda, bisa saja seseorang itu bisa terkena infeksi dari paru-paru," ucap Ikhsan dalam konferensi pers, Sabtu (27/6/2026).
Ia menegaskan bahwa TBC termasuk penyakit yang membuat peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Karena itu, peserta dengan TBC seharusnya tidak dapat mengikuti Latsarmil.
"TBC adalah penyakit yang tidak lulus atau TMS (Tidak Memenuhi Syarat). Sedangkan yang kemarin kita periksa itu tidak ada yang TBC yang lulus," imbuh dia.