Erick Thohir Dukung UU BUMN Direvisi, Ini Alasannya

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir dukung UU BUMN direvisi

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendukung rencana revisi Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, yang diusulkan oleh Komisi VI DPR RI. 

Menurutnya, revisi UU Nomor 19 Tahun 2003 tidak semata-mata menambah kekuasaan Kementerian BUMN. Namun, regulasi tersebut memberikan peran dan ruang lebih luas bagi pemegang saham untuk memaksimalkan pengawalan terhadap kinerja perusahaan milik negara.

Pengawalan yang dimaksud, yakni restrukturisasi, pembubaran, merger atau penggabungan, suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) atau pendanaan, utang, kepemilikan saham, dividen, pajak, hingga poin substansial yang berkaitan dengan kinerja BUMN. 

Dia mengatakan, perlu peta atau penjelasan detail soal poin-poin tersebut. Menurut Erick, itu hanya dimungkinkan lewat pembaharuan regulasi yang memungkinkan BUMN lebih baik ke depannya. 

"Ini saya rasa di rencana UU BUMN itu perlu mendapat penekan dan power lebih untuk kami melakukan, tidak semata-mata menambah kekuasaan tetapi di sinilah justru yang ditekankan tadi, tidak lain. Kami juga menjadi pressure yang baik para direksi kami," kata Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Rabu (22/9/2021). 

Dia juga menegaskan, peran Kementerian BUMN perlu ditingkatkan dan menjadi bagian dari kepercayaan untuk mengelola perusahaan. Bahkan, regulasi juga meniscayakan  peran legislatif yang diwakili Komisi VI dalam memperkuat pengawasannya terhadap perusahaan BUMN. 

"Inilah salah satu inisiasi atau legacy yang kita harapkan. Kenapa? Karena di situ jelas, apakah kita bicarakan yang namanya PMN, utang, kepemilikan, itu memang tidak lain justru di Undang-undang BUMN justru ini harus diperbaiki," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Soccer
1 hari lalu

Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Australia dan Korsel

Nasional
2 hari lalu

DPR Soroti Penggunaan Whip Pink dengan BNN, Minta Dikaji Masuk Kategori Narkoba

Nasional
2 hari lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
7 hari lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Posisi di DPR Diganti Anaknya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal