Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, UMKM Wajib Go Digital

Giri Hartomo
Produk kerajinan lidi nipah dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). (Foto: Pemprov Babel)

Hal ini menjadi sebuah langkah yang positif bagi perekonomian negara. Pasalnya, pelaku UMKM yang go digital ini bisa memperlambat jatuhnya ekonomi lebih dalam lagi dan bisa mempercepat program pemulihan ekonomi nasional pasca-Covid-19.

“Pandemi Covid-19 ini memberikan kondisi ketidakpastian kepada semua sektor usaha termasuk sektor ritel, tetapi banyak juga UMKM sektor ritel yang mampu bertransformasi hadir dalam ekosistem digital serta memunculkan inovasi dan kreatifitas dalam aktivitas usaha hadir sebagai pahlawan ekonomi yang mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya. 

Namun menurut Destry, dalam kasus ini juga dibutuhkan peran swasta di dalamnya. Dengan begitu, pelaku UMKM ini bisa berdampak positif bagi perekonomian dan juga bisa menjadi jawara di level nasional maupun global.

“Peran pihak swasta seperti danone dapat berkolaborasi merumuskan strategi dengan pemerintah untuk menghadirkan dampak positif secara sosial ekonomi bertahan di tengah pandemi menjadi jawara di level nasional serta kompetitif di level global,” ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

57 tahun lalu

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

57 tahun lalu

Pajak UMKM Diperketat, Berikut Ketentuan Tarif PPh Final untuk CV, PT dan Firma 

57 tahun lalu

PP 20/2026 Resmi Berlaku, Skema Pajak UMKM Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal