Dolar AS Melemah Menyusul Perbedaan Pandangan soal Reformasi Pajak

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

Di sisi ekonomi, klaim pengangguran AS naik lebih dari yang diperkirakan. Dalam pekan yang berakhir 4 November, angka awal untuk klaim awal musiman disesuaikan adalah 239.000, meningkat 10.000 dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi dari 229.000, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Kamis.

Menurut departemen tersebut, rata-rata pergerakan empat pekan adalah 231.250, turun 1.250 dari rata-rata pekan lalu yang tidak direvisi sebesar 232.500. Ini adalah tingkat terendah untuk rata-rata ini sejak 31 Maret 1973 ketika mencapai 227.750.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,44% pada 94,451 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1644 dolar AS dari 1,1592 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,3151 dolar AS dari 1,3107 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7681 dolar AS dari 0,7677 dolar AS.

Dolar membeli 113,26 yen Jepang, lebih rendah dari 113,78 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9939 franc Swiss dari 1.0004 franc Swiss, dan turun menjadi 1.2674 dolar Kanada dari 1.2731 dolar Kanada.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
8 menit lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

5 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

19 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal