Dolar AS Melemah Menyusul Perbedaan Pandangan soal Reformasi Pajak

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

NEW YORK, iNews.id – Kurs dolar Amerika Serikat melemah terhadap mata uang utama lainnya karena investor fokus pada rencana reformasi pajak Partai Republik di Senat yang baru dirilis.

Mengutip Xinhua, Jumat (10/11/2017), Senat Republik pada hari Kamis 9 Novmeber 2017 meluncurkan sebuah rencana untuk merombak kode pajak AS yang mengandung perbedaan penting dari rencana pajak DPR.

RUU Senat akan menunda pemotongan tarif pajak perusahaan dari 35% menjadi 20 persen sampai 2019.

Anggota Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS pekan lalu mengumumkan RUU yang telah lama dinanti untuk merombak kode pajak AS dalam beberapa dasawarsa dengan mengurangi secara signifikan pajak penghasilan individual dan perusahaan.

Ini akan mengurangi jumlah pajak pendapatan pribadi dari tujuh menjadi empat, sekaligus mempertahankan tingkat pajak penghasilan individual tertinggi sebesar 39,6%. Ini juga akan memotong tarif pajak penghasilan badan menjadi 20% dari 35%.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
24 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

1 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

1 hari lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

2 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal