Perempuan itu mengungkapkan, banyak dari perajin binaannya berasal dari kalangan ibu-ibu yang bekerja di rumah. Para ibu itu pun merasa senang karena bisa bekerja sambil mengurusi pekerjaan rumah tangga dan mengawasi anak-anak mereka.
Kini, kata Regina, sedikitnya tiga dari perajin yang dikaryakan oleh Nancy Craft Co kini telah “naik kelas” menjadi eksportir.
“Value (nilai) perusahaan ini sejak berdiri 40 tahun silam adalah membangun ekonomi kerakyatan melalui kegiatan bisnis kami dan pengaruhnya bagi masyarakat perajin yang kami bina, juga impact-nya bagi para UMKM yang kami latih dan bimbing,” kata Regina.
Tahun lalu, lewat program BRILianpreneur 2021, Nancy Craft Co masuk dalam 500 UMKM binaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Program yang berawal pada 2019 ini bertujuan untuk mendorong para UMKM dalam negeri menampilkan hasil karya produk terbaik mereka, sekaligus mendukung pemerintah dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
Regina sendiri juga terlibat dalam sejumlah program pemberdayaan UMKM yang digagas bank pelat merah itu. Dia aktif berkecimpung dalam beberapa kegiatan Rumah BUMN BRI. Regina juga menjadi pembicara dalam program edukasi kewirausahaan perempuan yang disponsori BRI di salah satu stasiun televisi swasta nasional.