Perdana, Prancis Kirim Gas ke Jerman di Tengah Krisis Energi

Aditya Pratama
Prancis telah mengirim gas ke Jerman untuk pertama kalinya bagian dari 'solidaritas Eropa' di tengah meningkatnya krisis energi. (Foto: Reuters)

Prancis tidak terlalu terpengaruh oleh Rusia yang mematikan keran gas karena sebagian besar kebutuhan energinya dipenuhi oleh Norwegia dan melalui pasokan gas alam cair.

Invasi Rusia ke Ukraina pada Februari menyebabkan kenaikan harga gas, dan pelanggan Uni Eropa menghadapi rekor harga gas pada musim dingin ini.

Adapun Jerman mengandalkan Rusia untuk 55 persen pasokan gasnya. Kemudian, berkurang jadi 35 persen dan pada akhirnya ingin mengurangi impor menjadi nol.

Jerman juga meningkatkan penggunaan batu bara dan memperpanjang umur pembangkit listrik yang akan ditutup, meskipun ada dampak lingkungan yang negatif.

Pemerintah Jerman berharap dapat mengurangi penggunaan gas sebesar 2 persen  dengan membatasi penggunaan penerangan dan pemanas di gedung-gedung publik pada musim dingin ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal