Perdana, Prancis Kirim Gas ke Jerman di Tengah Krisis Energi

Aditya Pratama
Prancis telah mengirim gas ke Jerman untuk pertama kalinya bagian dari 'solidaritas Eropa' di tengah meningkatnya krisis energi. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id - Prancis telah mengirim gas ke Jerman untuk pertama kalinya bagian dari 'solidaritas Eropa' di tengah meningkatnya krisis energi. Pengiriman gas melalui pipa ini merupakan bagian dari kesepakatan antar negara-negara untuk mengurangi kekurangan energi setelah Rusia menghentikan aliran gas ke Eropa.

Mengutip BBC, Sabtu (15/10/2022), meskipun aliran gas kurang dari 2 persen dari kebutuhan harian Jerman, namun pengiriman ini disambut baik saat Berlin tengah berjuang untuk mendiversifikasi energinya.

Operator jaringan Prancis, GRTgaz mengatakan, pada tahap awal pihaknya akan mengirimkan 31 gigawatt jam (GWh) per hari melalui pipa dari desa perbatasan Prancis Obergailbach. Kapasitas harian maksimum aliran gas baru adalah 100 GWh.

Dalam kesepakatan solidaritas energi pada bulan lalu, Jerman berjanji untuk menyediakan listrik tambahan ke Prancis saat dibutuhkan. Sebagai gantinya, Prancis setuju untuk membantu Jerman dengan pasokan gas.

"Jika kita tidak memiliki solidaritas Eropa dan pasar bersatu yang terintegrasi saat ini, kita akan menghadapi masalah serius," ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

4 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

4 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

4 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal