Suprapto menambahkan, pada proses sertifikasi hanya dilakukan di tahap akhir sebelum tes and commissioning. Lalu, pada kereta GoA 3 failure test terhadap system dan subsystem belum dilakukan dengan scenario predicted failures mode and effect analysis baik on paper maupun secara real.
"Ini tentunya menjadi pembelajaran bersama karena kita pemerintah akan melakukan pengembangan perpanjangan jaringan LRT kedepannya," tuturnya.
"Jadi ini agar menjadi perhatian agar insiden ini seperti ini juga dan ataupun kecelakaan bisa tidak akan terjadi ini yang harus menjadi perhatian dari pihak stakeholder terkait," katanya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal menuturkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan kajian terkait kelanjutan proyek LRT Jabodebek hingga ke Bogor.
"Itu juga kita studikan ya, karena itu kan masih menindaklanjuti Perpres-nya ya, untuk di pembangunan itu," ucap Risal di Stasiun LRT Halim, Jakarta, Kamis (17/12/2023).
Dalam kajian ataupun pembahasan dengan stakeholder terkait, terdapat tiga opsi lokasi stasiun LRT Jabodebek di Bogor, diantaranya di kawasan Baranangsiang, Ciawi, dan Tanah Baru.
"Rencananya ke Baranangsiang kan, ada juga usulannya sampai ke Ciawi, ada juga ke Tanah Baru dulu awalnya. Tapi terakhir sih ke Baranangsiang lagi informasinya," tuturnya.