Tak hanya sampai di situ, Elis juga berpartisipasi kembali dalam BRIlianpreneur 2020 dan 2021. Yammy Babeh pun berhasil keluar sebagai juara 1 pada ajang pameran tersebut tahun lalu.
Elis mengaku, banyak hal yang dia dapatkan selama mengikuti BRIlianpreneur. Dia bisa melakukan riset dan evaluasi pasar. Dia juga jadi tahu produk seperti apa yang diinginkan oleh buyers.
Lewat BRIlianpreneur pula, Elis jadi tahu bahwa setiap negara punya prosedur dan ketentuan yang berbeda-beda terkait masuknya barang impor. “Dari situ, saya bisa persiapkan secara matang apa yang jadi kebutuhan buyers,” ucapnya.
Elis pernah mempekerjakan 30 karyawan di dapurnya. Namun, saat pandemi Covid-19 melanda Tanah Air, pasangan ini terpaksa merumahkan mereka. Selama masa-masa sulit tersebut, kegiatan produksi dijalankan Elis berdua dengan Roni.
Di saat geliat ekonomi mulai bangkit lagi tahun lalu, Elis bisa mengaryakan kembali delapan karyawannya. Namun, kini Elis kembali harus menjalankan usaha bersama sang suami saja.
Menurut Elis, pandemi Covid benar-benar membuat penjualannya terjun bebas. “Rata-rata omzet turun menjadi Rp15 juta hingga Rp50 juta per bulan,” katanya.
Namun, hal itu tak membuat Elis dan Roni patah arang. Dia yakin, selalu ada nikmat Allah di balik setiap ujian yang datang. Dia pun percaya, Tuhan akan membukakan jalan dengan cara-Nya sendiri kepada orang yang bersungguh-sungguh. ***