Kisah Yammy Babeh, Keripik Singkong dari Desa Jajal Pasar Mancanegara (Bagian I)

Ahmad Islamy Jamil
Ade Soelistyowati (kanan) bersama sang suami, Sahroni Bachrun (kiri), dan produk kripik singkong Yammy Babeh hasil kreasi mereka. (Foto: Istimewa)

Menyandang status difabel pendengaran tak membuat daya juang Elis surut. Di Sukabumi, dia membantu usaha properti yang dijalankan sang suami. Dia bertanggung jawab terhadap strategi dan manajemen bisnisnya.

Di samping itu, Elis juga mengisi waktunya dengan mengajar di salah satu yayasan pendidikan Islam di Sukabumi. “Mengajar memang sudah menjadi hobi saya. Jadi, ada sesuatu yang menyenangkan saya rasakan di saat mengajar,” katanya.

Pada 2016, usaha properti Roni bangkrut. Proyek pembangunan sekolah swasta yang dia jalankan di Sukabumi tidak dibayarkan oleh sang pemilik sekolah sebesar Rp100 juta. Tak hanya itu, dia juga harus menanggung utang ke toko bahan bangunan sebesar Rp7 juta.

Namun, rasa tanggung jawab sebagai kepala keluarga mendorong Roni memutar otak untuk mencari cara lain menghidupi istri dan anak-anaknya. 

“Kebetulan di seputar wilayah kami itu banyak sekali kebun singkong. Karena suami saya itu orangnya kreatif, kepikiranlah untuk membuat suatu kreasi dari bahan baku singkong,” ungkap Elis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp8 Triliun

57 tahun lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

57 tahun lalu

BRI Dukung BWB Expo 2026, Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal