Kaleidoskop 2022: Rontoknya Mata Uang Dunia akibat Lonjakan Dolar, Apa Kabar Rupiah?

Dinar Fitra Maghiszha
Pengamat pasar uang mengatakan ada 5 pemicu yang menyebabkan mata uang garuda melemah terhadap dolar AS. (Foto: dok iNews)

Memulai tahun 2022, Senin (3/1/2022), rupiah berada di kisaran Rp14.249-Rp14.276 per dolar AS. Dalam dua bulan awal, fluktuasi masih terjaga di kisaran maksimal Rp14.315.

Namun, sejak Rusia mengakui Republik Donetsk dan Lugansk pada 21 Februari 2022, sinyal penguatan dolar mulai muncul, sekaligus membuat rupiah bergerak cukup tajam ke bawah hingga akhir Juni 2022 di level Rp14.895, mendekati level psikologisnya.

"Jika krisis terhadap ekonomi dunia muncul, maka dolar AS bisa melonjak secara signifikan," kata Ekonom Commonwealth Bank of Australia, Joseph Capurso, dikutip dari Reuters, Selasa (20/12/2022).

Akhirnya, pada 6 Juli 2022, rupiah resmi menyentuh level Rp15.017, tetapi masih cukup fluktuatif di level Rp14.800-Rp14.900. Hal itu disebabkan adanya optimisme pertumbuhan ekonomi dalam negeri di atas 5 persen selama tiga kuartal berturut-turut yang mengimbangi depresiasi.

Beberapa bulan berjalan, rupiah kembali anjlok dan bertahan di Rp15.000an sejak 21 September 2022. Sejak saat itu, rupiah mulai bergerak di area psikologis baru, menapaki pelemahan di awal kuartal IV 2022.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

57 tahun lalu

Dolar Tembus Rp18.000, Bimbim Slank Singgung Krisis 1998

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok, Dipa The Changcuters Keluhkan Harga Alat Musik hingga Biaya Konser Mahal

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Artis Ramai-Ramai Soroti Kondisi Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal