Kaleidoskop 2022: Rontoknya Mata Uang Dunia akibat Lonjakan Dolar, Apa Kabar Rupiah?

Dinar Fitra Maghiszha
Pengamat pasar uang mengatakan ada 5 pemicu yang menyebabkan mata uang garuda melemah terhadap dolar AS. (Foto: dok iNews)

Mata uang Eropa tersebut kehilangan nilainya karena saat itu muncul kekhawatiran resesi akibat krisis energi. Selain itu, bank sentral AS jauh lebih proaktif daripada Bank Sentral Eropa dalam mengendalikan inflasi.

- Dari daratan Asia, yen Jepang juga terpukul akibat keganasan dollar. Mata uang negeri Sakura itu tenggelam di level terendahnya dalam 32 tahun terakhir menembus 150 yen per dolar AS pada akhir Oktober 2022.
 
Sebagai negara emerging market, Indonesia pun turut merasakan getaran krisis nilai tukar akibat lonjakan Dolar AS. Hal itu, terlihat dari depresiasi rupiah yang cukup dalam.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi sebelumnya mengatakan tensi antara Rusia dan Ukraina menjadi sebab utama harga energi melambung. Lonjakan ini sekaligus mendongkrak inflasi global, yang berimbas terhadap kurs.

"Jadi pada saat terjadi perang di Ukraina, dolar akan menguat tajam, dan ini berdampak terhadap mata uang rupiah. Nah, rupiah pun juga akan melemah," kata Ibra, sapaan akrabnya beberapa waktu lalu kepada MNC Portal Indonesia, dikutip Selasa (20/12/2022).

Jejak Perjalanan Rupiah ke Rp15.000

Melansir data perdagangan di pasar spot, sepanjang 2022 hingga Rabu (21/12/2022), rupiah mengalami depresiasi terhadap dolar sebesar 9,49 persen. Pergerakan mata uang Garuda itu terbentang di level Rp14.249-Rp15.760.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

57 tahun lalu

Dolar Tembus Rp18.000, Bimbim Slank Singgung Krisis 1998

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok, Dipa The Changcuters Keluhkan Harga Alat Musik hingga Biaya Konser Mahal

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Artis Ramai-Ramai Soroti Kondisi Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal