Tahun lalu, BRI menghadirkan lebih dari 500 UMKM terpilih pada BRILianpreneur. Mereka berasal dari 126 Kabupaten dari 25 provinsi yang terbentang dari Aceh hingga Papua.
Lalu bagaimana tanggapan para peserta tentang ajang tahunan tersebut?
Direktur PT BeeMa Boga Arta, Fransisca Natalia Widowati mengatakan, perusahaan madu organik yang didirikannya beberap tahun silam sudah dua kali mengikuti BRILianpreneur, yakni pada 2020 dan 2021. Menurut dia, program tersebut banyak membantu dalam mempromosikan usahanya, terutama ke pasar mancanegara.
“Semoga acara BRILianpreneur dapat terus berjalan dan semakin memperbanyak program untuk membantu UMKM Indonesia menjadi lebih maju dan makin banyak yang bisa menembus pasar global,” ujarnya kepada iNews.id, belum lama ini.
Perusahaan pangan yang berbasis di Jakarta, Javara, menganggap BRILianpreneur 2021 adalah program yang baik. UMKM yang didirikan Helianti Hilman ini pun berharap ajang tersebut tetap dipertahankan oleh BRI di masa mendatang.
“Insyaa Allah, ajang ini memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan brand exposure-nya,” tutur CEO PT Kampung Kearifan Indonesia (Javara), Erwin Z Achir.