Fenomena Startup Ramai-ramai PHK Karyawan, Pengamat: Perusahaan Mulai Fokus Cari Untung

Iqbal Dwi Purnama
Sejumlah startup ramai-ramai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. (Foto: Ist)

Cara untuk mengumpulkan growth itu salah satunya adalah dengan mengumpulkan customer sebanyak-banyak dengan memberikan banyak promo-promo menarik.

Seperti diketahui fenomena PHK karyawan startup belakangan banyak mencuat, misalnya seperti Startup di bidang edukasi seperti Zenius, dompet digital LinkAja, maupun platform dagang online seperti JD.ID.

Zenius mengumumkan adanya PHK terhadap 25 persen karyawannya atau lebih dari 200 karyawan. Sementara LinkAja mengungkapkan tengah melakukan reorganisasi yang berdampak pada PHK sejumlah karyawan. Meski begitu, mereka memastikan jumlah yang direorganisasi kurang dari 200 karyawan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban PHK Bisa Dapat Uang Tunai 60 Persen Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

57 tahun lalu

Dasco Respons Ancaman PHK: Pekan Depan akan Rapat untuk Memitigasi

57 tahun lalu

Polri Mediasi Sengketa PHK, 131 Buruh Terima Hak Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal