Ekspor Minyak Rusia Meningkat, Kembali ke Tingkat Sebelum Invasi ke Ukraina

Aditya Pratama
Ekspor minyak Rusia kembali meningkat ke tingkat sebelum negara itu menginvasi Ukraina, meskipun ada rentetan sanksi dari Barat. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Ekspor minyak Rusia kembali meningkat ke tingkat sebelum negara itu menginvasi Ukraina, meskipun ada rentetan sanksi dari Barat. Menurut laporan Badan Energi Internasional (IEA), ekspor minyak mentah dan produk minyak Moskow naik pada Maret 2023 menjadi 600.000 barel per hari atau yang tertinggi sejak April 2020.

Mengutip CNN Business, kenaikan tersebut mengangkat perkiraan pendapatan Rusia dari ekspor minyak menjadi 12,7 miliar dolar AS pada bulan lalu.

Meski begitu, IEA menyebut pendapatan Rusia masih turun 43 persen dari tahun lalu, karena negara tersebut terpaksa menjual minyak mentahnya ke sejumlah pelanggan yang lebih terbatas dan memberikan diskon besar.

Sebelumnya, negara-negara Barat telah memberlakukan serangkaian sanksi terhadap ekspor energi Moskow sejak Presiden Vladimir Putin memerintahkan pasukannya ke Ukraina pada Februari tahun lalu.

Larangan impor minyak mentah lintas laut Rusia ke Uni Eropa dan larangan produk minyak sulingan seperti solar ke dalam blok tersebut menjadi sanksi paling signifikan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Ahok soal Kasus Minyak Mentah: Nggak Ada Oplosan, Blending

Nasional
18 hari lalu

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Selasa Pekan Depan

Internasional
1 bulan lalu

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Nasional
2 bulan lalu

Bea Keluar Batu Bara Diproyeksi Sumbang Rp24-25 Triliun per Tahun Mulai 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal