Ekspor Minyak Rusia Meningkat, Kembali ke Tingkat Sebelum Invasi ke Ukraina

Aditya Pratama
Ekspor minyak Rusia kembali meningkat ke tingkat sebelum negara itu menginvasi Ukraina, meskipun ada rentetan sanksi dari Barat. (Foto: Reuters)

Namun, negara pengekspor minyak mentah terbesar kedua di dunia ini telah menemukan konsumen baru yang membeli minyak mentah Rusia, yaitu China dan India.

Meski ada pembeli baru, sanksi Barat telah berdampak pada signifikan pada pendapatan Rusia. Pada pekan lalu, pemerintah Rusia menyampaikan bahwa penurunan pendapatan energi telah menyebabkan defisit anggaran sebesar 2,4 triliun rubel pada kuartal I 2023.

Pendapatan secara keseluruhan turun hampir 21 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022. Menurut IEA, Rusia bergantung pada sektor minyak dan gas untuk membiayai sekitar 45 persen dari anggarannya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun

57 tahun lalu

Menkes Ungkap Ada Kesenjangan Tunjangan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, Mahakam Ulu Rp80 Juta

57 tahun lalu

Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal