Ekspor Minyak Rusia Meningkat, Kembali ke Tingkat Sebelum Invasi ke Ukraina

Aditya Pratama
Ekspor minyak Rusia kembali meningkat ke tingkat sebelum negara itu menginvasi Ukraina, meskipun ada rentetan sanksi dari Barat. (Foto: Reuters)

Namun, negara pengekspor minyak mentah terbesar kedua di dunia ini telah menemukan konsumen baru yang membeli minyak mentah Rusia, yaitu China dan India.

Meski ada pembeli baru, sanksi Barat telah berdampak pada signifikan pada pendapatan Rusia. Pada pekan lalu, pemerintah Rusia menyampaikan bahwa penurunan pendapatan energi telah menyebabkan defisit anggaran sebesar 2,4 triliun rubel pada kuartal I 2023.

Pendapatan secara keseluruhan turun hampir 21 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022. Menurut IEA, Rusia bergantung pada sektor minyak dan gas untuk membiayai sekitar 45 persen dari anggarannya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Ahok soal Kasus Minyak Mentah: Nggak Ada Oplosan, Blending

Nasional
18 hari lalu

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Selasa Pekan Depan

Internasional
1 bulan lalu

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Nasional
2 bulan lalu

Bea Keluar Batu Bara Diproyeksi Sumbang Rp24-25 Triliun per Tahun Mulai 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal