Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Ultimatum AS: Siap Perang Lagi! Jika Blokade Selat Hormuz Tak Dicabut
Advertisement . Scroll to see content

OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 05 Mei 2026 - 06:10:00 WIB
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz
OPEC+ sepakat untuk meningkatkan produksi minyak mentah sebanyak 188.000 barel per hari pada bulan Juni selama penutupan Selat Hormuz. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WINA, iNews.id - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutu (OPEC+) sepakat untuk meningkatkan produksi minyak mentah yang moderat dan sebagian besar simbolis untuk bulan Juni. Hal ini imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran yang mengganggu pasokan Teluk melalui Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut disampaikan tujuh negara anggota OPEC+, Aljazair, Irak, Kazakhstan, Kuwait, Oman, Rusia, dan Arab Saudi usai pertemuan secara virtual akhir pekan lalu. Dalam keterangan itu juga disebutkan bahwa langkah ini akan memberikan kesempatan bagi negara-negara peserta untuk mempercepat kompensasi.

“Dalam komitmen kolektif mereka untuk mendukung stabilitas pasar minyak, tujuh negara peserta memutuskan untuk menerapkan penyesuaian produksi sebesar 188.000 barel per hari,” tulis OPEC+ dalam sebuah pernyataan bersama dilansir dari Al Jazeera, Senin (4/5/2026).

Adapun, langkah ini menunjukkan bahwa kelompok tersebut siap meningkatkan pasokan setelah perang berakhir dan memberi sinyal bahwa OPEC+ terus melanjutkan pendekatan bisnis seperti biasa meski Uni Emirat Arab (UEA) telah menyatakan keluar. 

Kuota produsen OPEC+ terbesar, Arab Saudi, akan meningkat menjadi 10,291 juta barel per hari (bpd) pada bulan Juni berdasarkan kesepakatan tersebut, jauh di atas produksi aktual. Kerajaan Saudi melaporkan produksi aktual sebesar 7,76 juta bpd kepada OPEC pada bulan Maret.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut