Bea Cukai Sempat Terancam Dibubarkan, Ekonom Dorong Reformasi Total

Jonathan Simanjuntak
Ekonom menilai Bea Cukai perlu direformasi total. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mengancam akan membubarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan merumahkan 16.000 pekerjanya. Namun, rencana itu urung dilakukan setelah pemerintah melihat adanya perbaikan kinerja dan pembenahan internal.

Merespons hal itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang enggan membubarkan Bea Cukai. Menurutnya, lembaga tersebut masih sangat dibutuhkan negara.

"Karena seperti kita tahu banyak kebocoran negara juga di sana. Transaksi cukai, transaksi perdagangan, masuk dan keluar barang itu juga sangat berpengaruh," ujar Telisa kepada wartawan, Senin (16/3/2026).

Ia pun meminta agar direktorat tersebut diperbaiki melalui reformasi total. Sebagaimana diketahui, Bea dan Cukai sempat diwacanakan digantikan dengan sistem pemeriksaan oleh perusahaan survei independen atau Société Générale de Surveillance (SGS).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Purbaya Buka Suara soal Rencana Defisit APBN Tembus 3 Persen

Nasional
8 jam lalu

KPK Sita Mobil dan Uang Rp1 Miliar di Kasus Suap Impor Barang Bea Cukai

Nasional
3 hari lalu

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Tinggal Diumumkan Prabowo

Nasional
3 hari lalu

Cerita Purbaya Turun Berat Badan hingga 9 Kg sejak Jadi Menteri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal