3 BUMN dan 2 Kontraktor Jepang Bangun Paket 5 Pelabuhan Patimban, Nilai Kontrak Rp3,7 Triliun

Suparjo Ramalan
3 BUMN dan 2 kontraktor Jepang bangun paket 5 Pelabuhan Patimban, nilai kontrak Rp3,7 triliun. Foto: Antara

Adapun Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas II Patimban itu rencananya akan menampung 1.500 kendaraan peti kemas setiap harinya di Pelabuhan Patimban. Pelabuhan itu juga diharapkan bisa merampingkan biaya logistik nasional karena mendekatkan pusat produksi. 

Selain itu, juga akan menjadi pelabuhan strategis untuk masa depan. Pasalnya, Pelabuhan Patimban akan menjadi salah satu pelabuhan yang mengedepankan penggunaan teknologi dan sistem digital dalam  operasionalnya.

Pembangunan pelabuhan ini juga bertujuan mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi migas. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OJK: UU P2SK Perluas Aturan Hapus Tagih UMKM, Berlaku Selamanya

57 tahun lalu

Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Lebih Optimal, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

Petani Sawit Soroti Aturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Ingatkan Transparansi

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal