Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

Mengolah Makanan Sehat di Rumah, Perhatian Teknik Masak hingga Peralatan Dapur

Selasa, 13 Februari 2024 - 23:08:00 WIB
Mengolah Makanan Sehat di Rumah, Perhatian Teknik Masak hingga Peralatan Dapur
Mengolah makanan sehat di rumah (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Memilih makanan sehat untuk dikonsumsi sehari-hari sangat penting untuk kesehatan. Maka itu, penting bagi Anda mulai menerapkan memasak sehat dengan memerhatikan bahan-bahan, teknik memasak, hingga alat dapur yang digunakan.

Memasak sehat di rumah memiliki banyak manfaat, seperti mengontrol kandungan gizi, garam, gula, dan MSG dalam masakan Anda. Hal ini bisa membantu mencegah atau mengatasi berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, atau kolesterol.

Selain itu, memasak sehat di rumah juga bisa menghemat biaya dan mengurangi risiko terkena penyakit akibat makanan tidak higienis atau tercemar. Untuk memasak di rumah, ada beberapa tips yang bisa diikuti. Berikut ulasannya dirangkum pada Selasa (13/2/2024).

Gunakan bumbu dapur alami

Anda dapat menggunakan bumbu dapur alami yang mengandung sodium/natrium sedikit saja untuk memberi rasa asin. Sodium/natrium adalah mineral yang penting untuk tubuh, tetapi jika terlalu banyak bisa menyebabkan tekanan darah tinggi atau gangguan ginjal. Pastikan menggunakan garam dapur beriodium, karena iodium adalah mineral yang penting untuk kesehatan tiroid. Kebutuhan sodium/natrium per orang per hari adalah 2000 mg atau setara dengan 5 gram garam atau 1 sendok teh garam.

Teknik memasak

Pilih teknik memasak yang tidak menghilangkan kandungan gizi makanan, seperti mengukus, merebus, menumis, atau memanggang. Teknik memasak ini bisa menjaga vitamin, mineral, dan antioksidan dalam makanan. Hindari teknik memasak yang menggunakan minyak berlebihan, seperti menggoreng. Teknik memasak ini bisa meningkatkan kalori dan lemak jenuh dalam makanan. Lemak jenuh bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan kolesterol.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut