Cegah Obesitas Anak, Yuk Kenalkan Kebiasaan Makan Menu Berwarna-warni sejak Dini
Selama kegiatan makan, jauhkan anak dari distraksi seperti televisi, gawai, maupun hal-hal lain yang akan menghambatnya dalam proses kegiatan makan. Irma juga mengingatkan pentingnya orang tua mengetahui makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh diberikan kepada anak.
“Misalnya, makanan yang memicu alergi pada anak, atau makanan yang belum cocok diberikan ke anak. Perlu konsultasi ke dokter anak atau ahli gizi untuk mendapat informasi lengkap tentang pola hidup sehat yang tepat pada anak karena setiap anak berbeda.
Pandemi Covid-19 pengaruhi pola asuh
Studi yang dilakukan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) menemukan, kasus obesitas pada anak dan remaja meningkat dibandingkan sebelum pandemi Covid-19. Kementerian Kesehatan juga mengungkapkan kekhawatiran mengenai peningkatan kasus obesitas anak akibat pandemi.
Sebagian besar kasus obesitas pada anak disebabkan oleh faktor eksogen (dari luar). Penyebabnya, makan berlebihan dan kurang aktivitas fisik. "Inilah yang terjadi selama pandemi. Aktivitas anak terbatas di rumah saja," kata dr. Frida.
Tak jarang, untuk mengatasi rasa bosan pada anak, orang tua berusaha menyenangkan anak dengan membelikan makanan tinggi kalori, ataupun minuman manis.