Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yoghurt Belum Tentu Sehat! Menkes Budi Ungkap Fakta Mengejutkan
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Obesitas Anak, Yuk Kenalkan Kebiasaan Makan Menu Berwarna-warni sejak Dini

Sabtu, 11 Maret 2023 - 20:04:00 WIB
Cegah Obesitas Anak, Yuk Kenalkan Kebiasaan Makan Menu Berwarna-warni sejak Dini
Kenalkan makanan berwarna-warni sejak dini pada anak (Foto: Self)
Advertisement . Scroll to see content

Secara umum, semua jenis makanan dapat dikonsumsi oleh anak selama sesuai dengan usia dan tak dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, dalam pola asuh anak, orang tua perlu menunjukkan contoh baik terkait makanan. 

Misalnya, dengan membaca label bahan makanan dengan cermat. Pada label produk kental manis, terdapat informasi yang menunjukkan produk tersebut tidak boleh menggantikan ASI, tidak cocok untuk bayi yang belum mencapai usia 12 bulan, dan tidak dapat dijadikan satu-satunya sumber gizi. 

"Tidak perlu menyalahkan ibu atau keluarga yang memiliki anak obesitas. Namun, kasus tersebut dapat dijadikan sebagai pembelajaran dan refleksi untuk mengevaluasi pola asuh yang diterapkan pada anak," kata dr Frida.

Pantau berat badan sejak bayi 

Anak dengan obesitas dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan perlemakan hati dini. Bahkan dalam jangka panjang, bisa menyebabkan kegagalan hati. 

Oleh karena itu, dr. Frida mengimbau orang tua memantau berat badan dan pertumbuhan anak sejak bayi menggunakan kurva pertumbuhan. Jika berat badan anak sudah melebihi standar deviasi +2 SD dari tinggi badannya, maka dia sudah mengalami kegemukan. Jika sudah mencapai +3 SD, maka anak tergolong obesitas. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut