Sandiaga Uno Tinjau Destinasi Sumatera Barat, Wisata Heritage Akan Dikembangkan
Menparekraf juga ingin memastikan penerapan protokol yang ketat dan disiplin itu dapat dilaksanakan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah sendiri telah menetapkan larangan mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
"Tentu ini kita harus sikapi karena saya mendapat laporan banyak masyarakat yang melakukan perjalanan di sebelum tanggal tersebut. Ini tentu harus kita sikapi dengan kewaspadaan dan kepatuhan. Kesiapan kita dalam mengantisipasi kunjungan masyarakat di tiap-tiap destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif harus dijaga," kata Sandiaga Uno.
Terakhir, Menparekraf juga ingin berdiskusi mengenai bagaimana menata ulang potensi pariwisata ramah muslim. "Sumatera Barat punya pengalaman yang luar biasa karena sudah memiliki Perda. Saya ingin menggali dan memastikan potensi yang ada bisa kita kembangkan secara optimal," kata Sandiaga.
Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah mengatakan Sumatera Barat siap untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal tersebut dikatakannya juga sejalan dengan konsep pariwisata ramah muslim yang juga mengedepankan kebersihan, kesehatan, dan keamanan.
"Hotel, restoran, dan sektor kuliner kita sudah siap untuk memenuhi seperti yang disampaikan bagaimana kita memenuhi unsur-unsur kebersihan, kesehatan, dan lainnya. Kita juga sudah siapkan turunan dari Perda (wisata ramah muslim) tersebut di tahun ini," kata Mahyeldi.
Dalam kunjungan kerja hingga Jumat (23/4/2021), Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha Kemenparekraf/Baparekraf Dadang Rizki Ratman, serta Direktur Pengembangan Destinasi Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Oni Yulfian.
Editor: Vien Dimyati