Menilik Sejarah Zaman Purba di Desa Wisata Sangiran Sragen
“Yang pertama kemarin, mas menteri sempet naik getek sampai ke Punden Tingkir. Di situ juga ada event tahunan kita, pasar budaya yang berbagai macam kuliner dan kerajinan UMKM, produk-produk yang ada di tempat kita. Kemudian, berkunjung ke museum sangiran,” tuturnya.
Aries juga mengatakan, jika UMKM inilah yang membuat Desa Wisata Sangiran tetap bangkit meski diterpa pandemi Covid-19.
“Kita desa wisata kebentuk di tahun 2019 pertengahan, kemudian kita baru merintis, tapi di 2020 awal kita udah keserang pandemi. Tapi kita juga tidak patah semangat, kita selalu berkreasi, kita menciptakan inovasi-inovasi yang ada di tempat kita. Kita mengembangkan, baik itu dari produk umkm, kuliner, dan juga souvenir-souvenir seni budaya yang ada di tempat kita,” ujarnya.
Produk UMKM ini dijajakan tidak hanya pada saat event saja, namun juga setiap Minggu di Taman Punden Tingkir. Anda akan menemukan berbagai produk UMKM Desa Sangiran yang tentunya hanya ada #DiIndonesiaAja.
Di hari biasa, taman ini digunakan sebagai tempat berlatih pencak silat. Bahkan, nantinya para pengunjung bisa mengikuti latihan dan diajarkan beberapa jurus silat, serta counter lawan dengan membayar paket wisata.