Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Advertisement . Scroll to see content

Menilik Sejarah Zaman Purba di Desa Wisata Sangiran Sragen

Minggu, 07 Agustus 2022 - 08:00:00 WIB
Menilik Sejarah Zaman Purba di Desa Wisata Sangiran Sragen
Museum Purba di Desa Wisata Sangiran. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content
(Foto: dok iNews)
(Foto: dok iNews)

Sampai akhirnya, sekitar 730.000 tahun yang lalu mulai adanya kehidupan, dengan ditandai menjadi golden era dari homo erectus dan munculnya berbagai jenis flora serta fauna. 

Pada 300.000 tahun lalu, homo erectus bermigrasi ke arah timur, dikarenakan adanya aktivitas vulkanik yang membuat lahan menjadi kering dan tidak bisa menjadi tempat tinggal. 

Kental dengan cerita masa kehidupan purba, di Desa Sangiran telah ditemukan sekitar 100 fosil manusia purba. Dengan jumlah tersebut, desa wisata ini sudah menyumbang 50 persen dari seluruh penemuan fosil homo erectus di dunia. 

Salah satu fosil yang ditemukan ialah meganthropus paleojavanicus. Hal ini juga yang membuat Desa Wisata Sangiran ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 1996. 

Tidak hanya penemuan fosil, sejarah di Desa Wisata Sangiran ini juga terlihat dengan adanya beberapa cekungan air asin yang berusia 2,4 juta tahun. Cekungan air asin yang berada di wilayah perkebunan ini dinamai dengan Mata Air Pablengan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut