Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma
Advertisement . Scroll to see content

Kota Lama Semarang, Bertahan di Tengah Gerusan Zaman

Minggu, 03 Februari 2019 - 17:50:00 WIB
Kota Lama Semarang, Bertahan di Tengah Gerusan Zaman
Gedung Marba (Marto Badjoened) di depan Gereja Blenduk, Kota Lama Semarang (Foto: iNews.id/Ramdan Malik)
Advertisement . Scroll to see content

Gereja Blenduk -bahasa Jawa yang berarti kubah-  diapit bangunan-bangunan tua, seperti Kafe Spiegel dan Gedung Marba (singkatan nama pemiliknya yang seorang saudagar, Marto Badjoened). Di samping gereja terdapat Taman Srigunting dan sebuah galeri yang biasa dipakai untuk pameran lukisan. Sejumlah pedagang menjual berbagai barang antik, mulai dari seterika berbahan bakar arang hingga radio antik.

Di jalan yang menghubungkan Stasiun Tawang dan Gereja Blenduk, sebuah rumah kuno berwarna krem disulap menjadi markas salah satu calon presiden. Sedangkan di depan Stasiun Tawang, pabrik rokok Praoe Lajar masih berproduksi. “Ini lagi sepi karena hari libur,” kata seorang satpam. Sementara itu, sebuah hotel berdiri di muka kolam raksasa depan stasiun.

Namun, masih banyak bangunan yang tembok luarnya meranggas tanaman liar. Akar dan batang pohonnya menjalar di dinding. Kelelawar atau burung-burung menjadikan langit-langit bangunan tua sebagai sarangnya. Bila banyak bangunan bersemen temboknya terkelupas, serta batu batanya terlepas, bangunan yang terbuat dari kayu banyak lapuk oleh air hujan.

Selain sebagian bangunan tua yang sudah direnovasi, lahan parkir pun telah tersedia. Dibanding kawasan Kota Tua Jakarta yang ramai pedagang kaki lima, kawasan Kota Lama Semarang lebih tertata. Saya teringat sebuah lagu mendiang Leo Kristi 40 tahun silam, Pojok Kafe Simpang Lima. Pemusik balada itu mengabadikan Kota Lama Semarang, “Kemarin, hari ini, hari esok lubuk hati/cintaku tak kan sepi dalam mengabdi.”

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut