Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma
Advertisement . Scroll to see content

Kota Lama Semarang, Bertahan di Tengah Gerusan Zaman

Minggu, 03 Februari 2019 - 17:50:00 WIB
Kota Lama Semarang, Bertahan di Tengah Gerusan Zaman
Gedung Marba (Marto Badjoened) di depan Gereja Blenduk, Kota Lama Semarang (Foto: iNews.id/Ramdan Malik)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Banyak destinasi menarik dan bersejarah yang bisa dikunjungi di Semarang, Jawa Tengah. Kawasan Kota Lama Semarang bisa menjadi salah satu pilihan.

Turun dari kereta di Stasiun Tawang, saya seakan memasuki lorong waktu di kawasan Kota Lama Semarang. Puluhan bangunan yang telah berusia sekitar dua abad menjadi saksi bisu penjajahan Belanda. Outstadt (Kota Tua) atau Little Netherland (Belanda Kecil), demikian sebutan kawasan seluas 31 hektare ini.

Setelah setahun direvitalisasi dengan biaya Rp156 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kota Lama Semarang mulai menampakkan keelokannya. Jalan, pedestrian, dan saluran air diperbaiki. Lantaran bahan material pedestriannya diubah dari paving biasa menjadi batu alam, dananya membengkak menjadi Rp200 miliar.

Karena perubahan desain, tenggat revitalisasi Kota Lama Semarang pun molor dari Desember 2018 menjadi Mei 2019. Targetnya, kawasan ini masuk daftar warisan budaya dunia (world heritage) Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organiazation/UNESCO).

Arsitektur bangunan di sini bergaya Eropa abad ke-18. Pintu dan jendelanya berukuran besar, berkaca patri aneka warna, beratap unik, serta punya ruang bawah tanah. Gereja Blenduk atau GPIB Immanuel Semarang yang bersegi delapan (oktagonal) merupakan bangunan terindah. Kubah gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang terletak Jalan Letjen Suprapto 32 ini, dilapisi perunggu dengan orgel tua di dalamnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut