Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arsitektur Masjid Hidayatullah Perpaduan Gaya Betawi, Tionghoa dan Hindu
Advertisement . Scroll to see content

Indahnya Masjid Tjia Kaang Hoo dengan Arsitektur Tionghoa dan Betawi yang Megah!

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:53:00 WIB
Indahnya Masjid Tjia Kaang Hoo dengan Arsitektur Tionghoa dan Betawi yang Megah!
Masjid Tjia Kaang Hoo di Pasar Rebo, Jakarta Timur. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content
Area Imam Masjid  Tjia Kaang Hoo yang sangat indah. (Foto: Niko Prayoga)
Area Imam Masjid Tjia Kaang Hoo yang sangat indah. (Foto: Niko Prayoga)

Tidak hanya itu, arsitektur yang sangat menarik dan juga paling menonjol adalah kubah masjid yang berbentuk seperti pagoda berjumlah lima kubah. Di antaranya adalah empat kubah di setiap sudut dan satu kubah paling besar yang berada di tengah. Lima kubah yang berbentuk seperti pagoda itu memiliki makna filosofis lima rukun Islam yang harus dijalankan umat muslim. 

"Untuk di atas itu ada seperti kubah, ini ada lima kubah. Jadi filosofisnya kembali ke rukun Islam di dalam keyakinan kami, di dalam agama Islam ini ada lima rukun Islam. Nah, untuk menandakan saja ini sebagai rukun Islam,"  papar dia.

Frans menceritakan, masjid ini didirikan pada Oktober tahun 2022. Nama Tjia Kaang Hoo diambil dari nama pendiri masjid ini yang dikenal juga sebagai Haji Abdul Soleh.

"Jadi Masjid Tjia Kaang Hoo ini awal mulanya ini adalah rumah daripada almarhum Tjia Kaang Hoo ataupun Haji Abdul Soleh. Makanya itu diabadikan sebagai nama masjid ini yang bernama Masjid Tjia Kaang Hoo," beber Frans.

Awalnya, bangunan ini hanyalah rumah tinggal milik Tjia Kaang Hoo yang sering digunakan sebagai perkumpulan kajian atau majelis taklim. Setelah Tjia Kaang Hoo meninggal, anak dari Tjia Kaang Hoo bernama Haji Budianto menggagas pendirian masjid di atas tanah bekas rumah dari Tjia Kaang Hoo.

"Seperjalanan rumah tempat tinggal ini dibuat menjadi majelis taklim. Diadakanlah kegiatan-kegiatan pengajian dan lain sebagainya yang berhubungan dengan keagamaan. Nah, setelah majelis taklim digagaslah oleh orang tua kami yaitu Bapak Haji Budianto untuk mendirikan masjid ini, akhirnya rembukan dengan anak-anak daripada Tjia Kaang Hoo diwakafkanlah tanah ini untuk pendirian masjid," ujar dia.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut