Indahnya Masjid Tjia Kaang Hoo dengan Arsitektur Tionghoa dan Betawi yang Megah!
"Nah, ini seperti gigi (gigi balang) di depan ada disebutnya di Betawi, ini khasnya Betawi, ini adalah yang menonjol dalam budaya Betawi ini paling menonjol ini seperti ini," ucap dia.
Sementara, di bagian dalam terdapat kaligrafi Asmaul Husna atau 99 sifat Allah yang memenuhi tembok area imam sholat. Bahkan kaligrafi tersebut sangat mengkilap dengan balutan warna emas yang menghiasi setiap ukirannya. Lampu-lampu yang digunakan juga turut menambah kilauan emas yang terpancar dari kaligrafi tersebut.
"Di samping sebagai hiasan, kami juga menyisipkan pesan di sana. Artinya apa? Inilah sifat Tuhan kami, Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jadi yang kami sisipkan kepada orang yang beribadah di sini, yang pertama jangan pernah ragu untuk selalu berdoa, selalu beribadah, jangan pernah ragu dengan apa yang dimiliki sifat daripada Tuhan kami Allah yaitu Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ungkap Frans.

Tidak hanya itu, arsitektur yang sangat menarik dan juga paling menonjol adalah kubah masjid yang berbentuk seperti pagoda berjumlah lima kubah. Di antaranya adalah empat kubah di setiap sudut dan satu kubah paling besar yang berada di tengah. Lima kubah yang berbentuk seperti pagoda itu memiliki makna filosofis lima rukun Islam yang harus dijalankan umat muslim.
"Untuk di atas itu ada seperti kubah, ini ada lima kubah. Jadi filosofisnya kembali ke rukun Islam di dalam keyakinan kami, di dalam agama Islam ini ada lima rukun Islam. Nah, untuk menandakan saja ini sebagai rukun Islam," papar dia.
Frans menceritakan, masjid ini didirikan pada Oktober tahun 2022. Nama Tjia Kaang Hoo diambil dari nama pendiri masjid ini yang dikenal juga sebagai Haji Abdul Soleh.