Bakteri Baik di Usus Ikutan Tidur di Malam Hari? Ini Faktanya!
Karena itu, bakteri baik di usus juga memiliki pola aktivitas tertentu. Pada siang hari, sistem pencernaan bekerja lebih aktif untuk membantu tubuh memproses makanan dan menyerap nutrisi. Sementara pada malam hari, usus membutuhkan waktu untuk beristirahat dan melakukan pemulihan.
Namun, gaya hidup modern sering kali membuat ritme alami tersebut terganggu. Kebiasaan begadang, makan larut malam, kerja shift, hingga terlalu lama bermain gadget sebelum tidur dapat membuat bakteri usus kehilangan 'jadwal alami'-nya.
Ketika kondisi itu terjadi terus-menerus, tubuh bisa mulai menunjukkan berbagai tanda gangguan, mulai dari perut tidak nyaman, sulit tidur, berat badan naik, hingga metabolisme yang melambat.
"Tantangannya adalah gaya hidup modern secara perlahan mengganggu komunikasi alami tersebut. Ketika jam biologis tidak lagi sinkron, kondisi usus pun ikut terganggu, sehingga meningkatkan risiko kenaikan berat badan, ketidakseimbangan gula darah, dan peradangan dalam jangka panjang," jelasnya.
Dokter Vipada menyebut, menjaga ritme bakteri baik di usus sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Salah satunya adalah menjaga konsistensi jam makan dan tidur setiap hari.