Fenomena ini melahirkan pendekatan baru yang dikenal sebagai Generative Engine Optimization (GEO), yakni strategi optimasi yang bertujuan meningkatkan otoritas digital sebuah website agar lebih relevan bagi mesin AI.
Founder & Co-CEO Avonetiq, Alexandro Wibowo, menilai akuntabilitas menjadi pembeda utama di tengah era ketika hampir semua orang dapat membuat website dengan mudah.
"Di era AI ini, semua orang bisa menjadi creator hingga membuat website menjadi sangat mudah. Tapi yang membedakan adalah akuntabilitas. Website harus merepresentasikan brand-nya secara utuh: dari performa, desain, keamanan, hingga bagaimana ia dipandang oleh AI," ujar Alexandro.
Dia menambahkan, reputasi digital yang dibangun melalui keamanan, kualitas konten, dan konsistensi brand akan menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan pengguna maupun sistem AI yang semakin berperan dalam proses pencarian informasi.
Di tengah pesatnya transformasi digital, para pelaku industri sepakat bahwa AI bukan lagi sekadar alat bantu. Teknologi tersebut telah menjadi bagian penting dalam pengembangan website modern.
Namun tanpa perhatian terhadap keamanan dan kepercayaan digital, kemudahan yang ditawarkan AI justru berpotensi membuka celah bagi berbagai ancaman baru di dunia maya.
Editor: Muhammad Sukardi