Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Peneliti Kembangkan Smartwatch Bisa Deteksi Covid-19 Lewat Keringat

Selasa, 27 April 2021 - 15:58:00 WIB
Peneliti Kembangkan Smartwatch Bisa Deteksi Covid-19 Lewat Keringat
Ilmuwan dari University of Texas di Dallas, meneliti perangkat seukuran jam tangan yang dapat menganalisis keringat dan dapat melihat tanda-tanda badai sitokin disebabkan Covid-19. (Foto: Daily Mail)
Advertisement . Scroll to see content

Meskipun tes darah dapat mengukur sitokin, tes ini sulit dilakukan di rumah, dan tidak dapat terus memantau kadar protein. Sitokin diekskresikan dalam keringat pada tingkat yang lebih rendah daripada dalam darah.

Untuk mengumpulkan cukup keringat untuk pengujian, para ilmuwan telah meminta pasien untuk berolahraga, atau mereka telah menerapkan arus listrik kecil ke kulit pasien. Namun, prosedur ini sendiri dapat mengubah kadar sitokin.

"Ketika berbicara tentang sitokin, kami menemukan bahwa Anda harus mengukurnya dalam keringat pasif," ujar Shalini.

Tim memperkirakan bahwa kebanyakan orang hanya menghasilkan sekitar 5 mikroliter, atau sepersepuluh tetes, keringat pasif di kulit seluas 0,5 inci dalam 10 menit.

Jadi para peneliti ingin mengembangkan metode yang sangat sensitif untuk mengukur kadar sitokin dalam sejumlah kecil keringat pasif. Mereka menggunakan penelitian sebelumnya tentang sensor keringat yang dapat dipakai untuk memantau penanda penyakit radang usus (IBD).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut