Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banyak yang Tak Sadar, FIFA Terapkan Aturan Baru di 7 Jersey Timnas Kontestan Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Nobar Piala Dunia 2026 Jangan Sembarangan, Hati-Hati Bahaya Pembajakan Siaran!

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:45:00 WIB
Nobar Piala Dunia 2026 Jangan Sembarangan, Hati-Hati Bahaya Pembajakan Siaran!
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar mengingatkan masyarakat agar nobar Piala Dunia 2026 memakai siaran resmi dan tidak melanggar hak siar. (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content


DJKI Ingatkan Nobar Harus Pakai Siaran Resmi

Hermansyah menjelaskan pembajakan siaran olahraga bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Praktik itu meliputi menyiarkan ulang pertandingan tanpa izin, streaming ilegal, merekam lalu mendistribusikan kembali tayangan, hingga memakai siaran resmi untuk kepentingan komersial tanpa persetujuan pemegang hak.

Dia menilai praktik tersebut tidak hanya merugikan pemegang hak siar. Pembajakan juga berpotensi mengganggu keberlangsungan industri penyiaran dan ekosistem ekonomi kreatif secara keseluruhan.

DJKI kemudian mengapresiasi langkah TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia. TVRI telah menerbitkan pedoman dan mekanisme perizinan bagi masyarakat yang ingin menggelar nobar.

Menurut Hermansyah, pedoman tersebut memberi kepastian hukum. Masyarakat juga bisa memahami batasan yang harus dipatuhi ketika memanfaatkan siaran olahraga untuk kegiatan bersama.

“Kami mengapresiasi langkah TVRI yang telah menyediakan mekanisme perizinan dan pedoman yang jelas bagi masyarakat. Dengan mengikuti prosedur tersebut, penyelenggara dapat menikmati pertandingan secara legal sekaligus turut mendukung pelindungan kekayaan intelektual di Indonesia,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut