Mengenal Pliometrik, Melompat untuk Melatih Kekuatan dan Kecepatan
Dikutip iNews.id dari jurnal olahraga milik Afri Rachmawan dari Universitas Muhammadiah Malang, pliometrik sering digunakan dalam menghubungkan gerakan lompat dan loncat secara berulang guna melatih reflek dari otot-otot tubuh. Hal itu untuk menghasilkan reaksi yang eksplosif secara cepat dan dinamis sebelum otot berkontraksi kembali.
Dalam latihan plyometric pada dasarnya fokus pada pengaktifan siklus peregangan dan pemendekan (stretch-shortening cycle) secara cepat untuk menghasilkan power yang maksimal.
Lalu bagaimana cara mulai melakukan kombinasi gerakan antara kekuatan dan kecepatan? Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memulainya dengan intensitas yang rendah dan tanpa gerakan eksplosif.
Latihan kekuatan dengan menggunakan kombinasi power dan speed tersebut sangat efektif sangat sangat sensitif. Oleh karena itu, tak perlu buru-buru dalam melakukannya agar tidak terjadi cedera. Lakukan gerakan secara konstan dan meningkat secara bertahap agar mendapat hasil yang efektif dan maksimal.
Berikut ini adalah beberapa contoh latihan melompat untuk melatih kekuatan dan kecepatan sekaligus.