Wakil Wali Kota Yogya: Lebih Pas Jika New Normal Disebut New Protokol
Dia menegaskan, jika tidak memenuhi syarat sesuai aturan dalam protokol baru, aktivitas tersebut tidak diperkenankan untuk digelar. Heroe menambahkan, saat persiapan menuju new normal pihaknya juga akan mengizinkan pengelola tempat untuk beroperasional.
"Tetapi sebelum pengelola mengoprasionalkan lagi kita buat mereka mematuhi syarat-syarat yang akan kita buat nanti," ucapnya.
Lanjutnya, tidak hanya kegiatan sosial dan ekonomi, aktivitas lain yang membutuhkan protokol baru adalah kegiatan di bidang pendidikan. Kedatangan ratusan ribu mahasiswa dari luar daerah juga harus patuh.
“Ada sekitar 200.000 mahasiswa luar daerah di Kota Yogyakarta. Jika kuliah sudah dimulai kembali, maka dibutuhkan protokol baru, termasuk saat mereka datang ke Yogyakarta,” katanya.
Editor: Nani Suherni