Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Gunungkidul Sunaryanta Sambut Positif Pencabutan Pandemi Covid-19, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Wali Kota Yogya: Lebih Pas Jika New Normal Disebut New Protokol

Senin, 01 Juni 2020 - 07:40:00 WIB
Wakil Wali Kota Yogya: Lebih Pas Jika New Normal Disebut New Protokol
Wakil Wali Kota Yogya Heroe Poerwadi (Foto: Dok Humas Pemkot Yogya)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya tengah mempersiapkan protokol baru yang digunakan saat new normal berlangsung. Dalam pelaksaanya, social distancing akan dilonggarkan secara perlahan,tetapi physical distancing dan pelaksanaan pola hidup dan sehat (PHBS) akan diperketat.

Wakil Wali Kota Yogya Heroe Poerwadi mengatakan, pengunaan istilah new normal lebih tepat dengan kata new protokol. Dalam hal ini yang diperketat yakni kebijakan physical distancingnya.

"Lebih pas jika new normal ini disebut new protokol, jadi ketika sosial distancing dilonggarkan seperti kegiatan ekonomi akan perlahan dibuka yang akan diperketat adalah physical distancingnya," kata Heroe dikutip dari website resmi Pemkot Yogya, Senin (1/6/2020).

Penerapan protokol baru ini wajib dipatuhi semua warga. Protokol baru tersebut sebagai syarat untuk menggelar segala aktivitas.

“Saat aktivitas masyarakat mulai meningkat maka harus dibarengi dengan penerapan protokol yang ketat agar potensi sebaran virus corona tidak meluas" ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut