Tokoh Pemuda Berharap Otsus Bisa Jamin Eksistensi Orang Papua dan Kulturnya
Sementara itu, Ketua Gugus Papua Universitas Gadjah Mada (UGM) Bambang Purwoko mengatakan, orang Papua relatif kurang bisa bersaing dengan orang luar Papua. Hal itu bukan karena SDM Papua yang lemah, namun prosesnya yang membuat lemah.
Menurutnya, faktor yang membuat SDM lemah karena kesehatan yang rendah dan gizi yang buruk. Hal ini membuat seseorang menjadi sulit untuk menyerap informasi dan pendidikan.
“Untuk kekurangan otsus sebaiknya perlu dikaji atau diperbaiki dan jangan serta merta ditolak,” katanya.
Bambang mengatakan, perlu ada dialog untuk menyelesaikan masalah atau melakukan kajian dan mengkritisi otsus. Hal ini perlu dilakukan untuk memerikan kontribusi lebih dari pelaksanaan otsus.
“Penting adanya dialog bagaimana membuktikan bahwa milenial mampu ikut serta dalam mengelola otsus lebih baik,” katanya.
Editor: Kuntadi Kuntadi