Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Terpuruk karena Covid-19, Pemandu Wisata Kulonprogo Terpaksa Alih Profesi

Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:10:00 WIB
Terpuruk karena Covid-19, Pemandu Wisata Kulonprogo Terpaksa Alih Profesi
Anggota DPRD DIY Novida Kartika Hadhi menyerahkan bantuan sembako bagi pemandu wisata Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id Pemandu wisata di Kabupaten Kulonprogo terpuruk akibat pandemi Covid-19. Lebih dari setahun mereka harus bekerja serabutan karena tidak ada aktivitas pariwisata. 

Para pemamdu wisata yang tergabung dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kulonprogo ini hanya bisa pasrah dengan pandemi Covid-19 yang tidak tahu kapan berakhir. Mereka tidak bisa lagi bekerja menjalankan profesinya. Agar bertahan hidup mereka harus banting setir menjalani pekerjaan yang lain. Ada yang menjadi buruh bangunan hingga membuka angkringan dan penjual sayur. 

“Kami benar-benar tidak bisa bekerja, tidak ada wisata lokal ataupun order ke luar daerah karena semuanya objek wisata tutup,” kata Ketua HPI Kulonprogo Suwardiyono, saat menerima bantuana sembako dari anggota DPRD DIY Novida Kartika Hadhi di Gedung DPC PDI Perjuangan Kulonprogo, Kamis (19/8/2021).

Sebelum masa pandemi, mereka bisa mendapatkan order memandu wisatawan minimal lima kali dalam sebulan. Dalam setiap paket mereka bisa mendapatkan keuntungan antara Rp2-3 juta. Namun dengan pandemi covid-19 mereka tidak mendapatkan penghasilan yang pasti. 

“Bahkan ada anggota kami yang terpaksa jual motor untuk bertahan hidup. Karena kami harus memikirkan anak-anak sekolah,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut