Sikapi Covid-19, PP Muhammadiyah: Presiden Perlu Turun Tangan Evaluasi Kinerja Kementerian
Desakan kepada presiden ini merupakan point pertama dari tujuh point yang disampaikan PP Muhammadiyah, mensikapi masa pandemi Covid-19. Hal ini dilaterbelakangi Bangsa Indonesia hidup dalam ancaman pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana nonalam.
Selama lebih dari satu semester, pandemi Covid-19 telah menimbulkan masalah kesehatan, ekonomi, sosial-budaya, mental-spiritual, politik, dan sebagainya. Pandemi Covid-19 juga menimbulkan masalah kemanusiaan yang sangat serius. Jumlah korban meninggal dunia maupun yang masih dalam perawatan terus meningkat, termasuk dari kalangan tenaga kesehatan sebagai salah satu garda terdepan sekaligus benteng terakhir penanganan Covid-19.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah prihatin dan khawatir dengan keadaan tersebut. Sementara pemerintah pusat dan daerah telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19. Hanya saja kerja dan kinerja yang ditunjukkan hasilnya belum maksimal.
Selain karena kompleksitas masalah, kerja dan kinerja pemerintah perlu ditingkatkan dan diperbaiki. Khususnya terkait dengan lemahnya koordinasi antar instansi dan komunikasi publik yang menimbulkan kegaduhan politik yang trivial dan kontraproduktif.
Editor: Kuntadi Kuntadi