Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Sikapi Covid-19, PP Muhammadiyah: Presiden Perlu Turun Tangan Evaluasi Kinerja Kementerian

Senin, 21 September 2020 - 12:13:00 WIB
Sikapi Covid-19, PP Muhammadiyah: Presiden Perlu Turun Tangan Evaluasi Kinerja Kementerian
Presiden Joko Widodo (Foto: Dok Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengevaluasi seluruh penanganan Covid-19. Jika diperlukan presiden untuk mengambil alih dan memimpin langsung agar lebih efektif, terarah dan maksimal.

“Kehadiran presiden sangat diperlukan di tengah gejala lemahnya kinerja dan sinergi antarkementerian,” tulis Haedar Nashir dalam pernyataan resmi dari PP Muhammadiyah Nomor 20/PER/I.0/H/2020 tentang Penanganan Pandemi Covid-19 tertanggal 21 September. Penyataan ini ditandatangani Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Abdul Mu’ti. Secara daring pernyataan pers ini disampaikan oleh Abdul Mu’ti.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti mengatakan, presiden perlu mengevaluasi para menteri agar meningkatkan performa dan profesionalitas kerja. Ini sangat penting agar tidak menimbulkan liabilitas pemerintahan dan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, khususnya kepada presiden.

“Perlu kebijakan yang tegas dan menyeluruh dalam penanganan Covid-19 secara nasional agar keadaan terkendali,” kata dia.

Selain itu, Haedar memandang perlunya keniscayaan diutamakan dalam penyelamatan jiwa manusia merupakan sesuatu yang terpenting dari lainnya. Ini sesuai dengan perintah konstitusi agar negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut