Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Rumah Dinas Digusur TNI, Warga Dipoyudan Akan Mengadu ke Sultan

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:45:00 WIB
Rumah Dinas Digusur TNI, Warga Dipoyudan Akan Mengadu ke Sultan
Warga berkerumun di rumah dinas TNI yang ditertibkan personel Korem 072 Pamungkas Yogyakarta di Blok Pathuk, Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Warga Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta yang menempati lahan Sultan Ground berencana menghadap Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X pascapenertiban rumah dinas oleh anggota TNI.

Mereka berharap Sultan bisa mengayomi warga yang sudah lama tinggal dan memegang surat kekancingan (magersari) dari Keraton. “Kita akan mengadu ke Ngarso Dalem (Sultan),” kata Sudiantoro, salah satu warga yang rumahnya dikosongkan, Selasa (16/10/2018).

Menurut Sudiantoro, ada 40-an rumah dinas yang digusur TNI dan semuanya sudah memegang surat kekancingan. Mereka merupakan ahli waris orang tuanya yang merupakan anggota TNI. “Kalau dikatakan kekancingan ini palsu, mari diuji,” ujarnya.

Sudiantoro menuturkan, sekitar pukul 05.00 WIB, rumah mereka didatangi oleh para tentara. Awalnya, istrinya yang membukakakn dan dikatakan akan dieksekusi. Namun ditolak dan rumah dikunci dari dalam. Melihat perlawanan ini mereka nekat masuk dengan merusak rolling door dan pintu kayu. “Setelah pintu dirusak mereka masuk dan membawa barang-barang keluar,” katanya.

Kondisi tersebut, juga dialami dua warga lainnya. Mereka hanya bisa pasrah tanpa melakukan perlawanan. Bahkan warga yang rumahnya tidak dikosongkan juga tidak bisa keluar rumah. Pintu mereka dijaga minimal lima orang anggota TNI. “Kita tidak boleh keluar, anak-anak tidak bisa sekolah atau yang mau kerja juga tidak bisa,” ucap warga lainnya, Bambang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut