Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sambut Waisak 2026, Ditjen Bimas Buddha Gelar Program Vesākha Sānanda Sebulan Penuh
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan Menag Yaqut Disebut Tendensius dan Bikin Gaduh Masyarakat

Senin, 25 Oktober 2021 - 08:29:00 WIB
 Pernyataan Menag Yaqut Disebut Tendensius dan Bikin Gaduh Masyarakat
Pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut Kemenag bukan hadiah dari negara untuk umat Islam keseluruhan, tapi hadiah negara khusus kepada NU banjir kritikan. (Dokumen GP Ansor)
Advertisement . Scroll to see content

"Ditambah lagi, jika memang hadiah khusus negara untuk NU,  kenapa Menag pertama yang ditunjuk  bukan tokoh yang berasal dari NU, melainkan tokoh Muhammadiyah bernama H.M. Rasjidi. Beliau adalah seorang ulama berlatar belakang pendidikan Islam modern lulusan Al Azhar Kairo dan Universitas Sorbonne, Prancis," ucapnya.

MUI Ingatkan Kemenag Milik Semua Agama
Sementara itu, Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Cholil Nafis mengingatkan Kemenag merupakan milik semua agama di Indonesia.

Bahkan menurutnya Kemenag juga merangkul aliran kepercayaan yang dianut sebagian masyarakat Indonesia.

"Indonesia hadiah dari Allah untuk bangsa, dan Kementerian Agama itu mengurusi semua agama bahkan kepercayaan. Bukan hadiah buat NU saja," kata Cholil melalui akun Twitternya @cholilnafis, Senin (25/10/2021).

Dia pun menegaskan perjuangan tokoh-tokoh NU itu ditujukan untuk seluruh bangsa Indonesia. Hal itu menurutnya terlihat saat Kiai Hasyim Asy’ari mengeluarkan resolusi jihad untuk semua golongan.

Oleh sebab itu, Cholil Nafis meminta semua elemen bangsa terus menegakkan semangat kebinekaan. "NU itu jam’iyah sedari dulu untuk semua golongan," ucapnya.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut