Mundur dari Ketua Parampara Praja, Mahfud MD: Saya Merasakan Keistimewaan
Bahkan keanggotaan Parampara Praja juga melibatkan orang-orang di luar DIY, seperti dirinya yang berasal dari Madura dan ada beberapa lain juga dari luar Jawa.
“Saya ini orang Madura tapi menjadi anggota atau ketua Dewan Pertimbangan suatu provinsi suatu kerajaan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi pusat budaya Jawa,” katanya.
Selama tiga tahun menjabat ketua Parampara Praja, Mahfud mengaku sudah banyak bekerja sama dan membantu Sri Sultan sebagai gubernur. Sultan, kata dia, demokratis dan bersahaja, serta tidak pernah memiliah-milah tempat.
“Beliau raja tetapi tidak ada jarak dengan rakyat. Tidak ada jarak psikologis yang membedakan antara apa pemimpin yang lebih tinggi dan pejabat struktural yang di bawahnya,” ujar Mahfud.
Dalam pertemuan dengan Sultan, Mahfud mengaku berterima kasih dan menyampaikan permohonan sekian lama jika tidak aktif lagi di lembaga tersebut. Biasanya ketika ada jadwal, dirinya pasti menyempatkan datang misalnya setiap hari Jumat.