Merapi Muntahkan 10 Kali Guguran Lava, Warga Waspadai Banjir Lahar
SLEMAN, iNews.id - Gunung Merapi di perbatasan Provinsi DIY dan Jawa Tengah terus menunjukkan aktivitasnya. Sepanjang Selasa (19/2/2019) pagi hingga siang, terjadi 10 kali guguran lava disertai material dan mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimal 400 meter.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sunarto mengatakan, guguran material dari puncak Gunung Merapi kali ini tidak disertai awan panas. “Aktivitas Merapi masih fluktuatif sampai saat ini. Awan panas hari ini tidak ada, terakhir Senin sore,” katanya.
Terkait hal itu, warga diimbau untuk mewaspadai ancaman lahar dingin karena terjadi hujan di puncak Merapi. Hingga saat ini, Gunung Merapi tetap dalam status level 2 atau Waspada dan dalam jarak 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi harus dikosongkan dari aktivitas.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Heru Suparwoko mengatakan hujan masih sering terjadi di puncak Merapi, meskipun tidak setiap hari terjadi hujan di puncak.
"Curah hujan yang mengguyur area puncak hari ini tercatat sebesar 74,5 mm sekitar pukul 13.00 WIB. Oleh karenanya, potensi lahar hujan tetap harus diwaspadai. Dengan adanya guguran dan hujan yang harus diwaspadai adalah lahar hujan," katanya.