Merapi Muntahkan 10 Kali Guguran Lava, Warga Waspadai Banjir Lahar
Sementara itu, aktivitas warga di lereng Gunung Merapi Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, tetap berlangsung normal meskipun mendengar suara gemuruh saat terjadi beberapa guguran lava.
"Guguran lava dan luncuran awan panas yang terjadi hari ini didahului dengan suara gemuruh. Namun hal itu tidak membuat aktivitas warga terganggu, karena warga telah paham dengan karakteristik Gunung Merapi," kata Kepala Desa Kepuharjo, Cangkringan Heri Suprapto.
Menurut dia, warga tetap beraktivitas seperti biasa seperti beternak dan bertani di lereng Merapi. "Yang menjadi kekhawatiran justru jika terjadi lahar hujan yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Karena masih banyak aktivitas pertambangan yang ada di Sungai Gendol," katanya.
Dia mengatakan, pada hujan deras hari ini juga terjadi lahar hujan di Sungai Gendol. Akibat puncak Merapi diguyur hujan lebat. "Namun lahar hujan yang terjadi masih tergolong kecil dengan jarak lima kilometer dari puncak di perbatasan Kaliadem-Jambu," katanya.
Heri mengatakan, banjir lahar hujan yang terjadi tidak menimbulkan kepanikan karena sudah ada petugas yang memantau jika ada lahar hujan. "Tadi sebelum lahar hujan, (penambang) sudah dievakuasi terlebih dahulu," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki