SLEMAN, iNews.id - Masjid Pathok Negoro Plosokuning, Minomartani, Ngaglik, Sleman hingga kini masih kokoh berdiri. Masjid yang berdiri di atas tanah kasultanan seluas 2.500 meter persegi itu dibangun sekitar tahun 1757-1758 setelah peristiwa Perjanjian Giyanti.
Bangunan masjid pada saat didirikan seluas 288 meter persegi dan setelah pengembangan menjadi 328 meter persegi.
Penampakan Masjid Tertua di Sulawesi Selatan, Dibangun Tahun 1603
Keraton Yogyakarta berdiri setelah ada perjanjian Giyanti 1755 yang membagi Kerajaan Mataram Islam menjadi dua yakni, Kasultanan Yogyakarta dengan rajanya Sri Sultan Hamengkubudan (HB) I yang sebelumnya bernama Pangeran Mangkubumi dan Kasunanan Surakarta.
Ciri-ciri lain yang terdapat di masjid tersebut, ada gapura di sisi selatan timur dan depan timur masjid, pohon sawo kecik di halaman masjid. Kemudian ada kolam yang mengelilingi masjid, serta serambi masjid yang berbentuk limasan dan ada beduk yang ditempatkan di sisi selatan serambi. Beduk ini akan dipukul saat waktu salat, awal Ramadan, buka puasa dan sahur.
Masjid Krenceng Blitar, Didirikan Laskar Diponegoro Sekaligus Tempat Sembunyi Soeprijadi
Selanjutnya bangunan utama masjid berbentuk Joglo. Di dalam masjid ada mimbar tua yang terbuat dari kayu jati dengan ornamen pada pegangan mimbar.