Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gowa Geger! Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan di Gerobak Es Cendol
Advertisement . Scroll to see content

Viral Mahasiswa Jepara Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Sleman, Sudah Sebulan Terparkir

Senin, 13 April 2026 - 20:15:00 WIB
Viral Mahasiswa Jepara Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Sleman, Sudah Sebulan Terparkir
Tim Inafis Polresta Sleman mengevakuasi mayat mahasiswa asal Jepara yang ditemukan di dalam mobil Honda HRV. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id – Warga Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Kabupaten Sleman, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria dalam mobil Honda BRV. 

Penemuan mayat dalam mobil pun viral di media sosial. Dari video yang beredar, mobil tersebut diketahui sudah terparkir di lokasi selama kurang lebih satu bulan sejak pertengahan bulan puasa. 

Penemuan ini terungkap saat warga tengah melakukan aksi gotong royong di sekitar balai dusun, Minggu (12/4/2026) pagi. 

Kecurigaan warga bermula saat hendak mengambil pasir di area balai dusun dan melihat mobil berwarna hijau mutiara yang tak kunjung berpindah tempat dalam waktu lama. Saat warga mencoba mendekat dan memeriksa bagian dalam, mereka mendapati seorang pria terbujur kaku di kursi pengemudi. 

Polsek Depok Timur yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi. Korban diketahui berinisial ALB (29), seorang mahasiswa asal Jepara, Jawa Tengah. 

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban dilaporkan telah meninggalkan rumah saudaranya di wilayah Condongcatur sejak Kamis (5/3/2026). Saat pergi, korban diketahui tidak membawa kartu identitas maupun dompet, yang sempat menyulitkan proses pencarian sebelumnya.

Tim Inafis dan Forensik RS Bhayangkara Polda DIY telah melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah korban. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh ALB.

Polisi menduga kuat korban meninggal dunia akibat keracunan gas karbon monoksida karena terlalu lama berada di dalam mobil dengan kondisi kaca tertutup rapat.

"Dugaan sementara kematian akibat keracunan gas. Hal ini diperkuat dengan temuan lebam jenazah berwarna merah cerah. Perkiraan waktu kematian korban sudah berlangsung antara 15 hingga 37 hari," tulis laporan kepolisian di lokasi kejadian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut