Keren, Anak Penjual Es Dung-Dung Diterima Kuliah Gratis di UGM
“Itu pun jika hari tidak hujan, kalau hujan saya tidak jualan,” katanya.
Encep berjualan dari jam 10.00 dan pulang ke rumah sekitar pukul 16.00 sore. Encep mengaku sengaja jualan dengan berjalan kaki, sebab jika menggunakan motor maka akan sulit mendapat pembeli. Untuk satu es dung-dung dijual dengan harga R2.000 rupiah.
Meski mengaku dengan berjualan es dung-dung bisa menghidupi keluarga besarnya. Namun, saat mendengar anak kedua diterima kuliah di UGM dengan jalur beasiswa bidikmisi (sekarang KIP). Encep merasa senang karena dia tidak harus banyak mengeluarkan biaya kuliah karena terbantu dengan uang beasiswa.
“Buat saya pribadi sangat senang dan bangga, apa yang diinginkannya tercapai sudah,” kata Encep.
Editor: Nani Suherni