Ini Kata Pakar Geologi UGM soal Fenomena Tanah Bergerak di Sigi-Palu
Kepala Pusat Studi Bencana (PSBA) UGM Djati Mardiatno melihat kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah Sulteng dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami masih kurang. Daerah tersebut merupakan zona merah rawan gempa yang sudah diidentifikasi sejak lama.
“Mestinya dengan melihat potensi dan ancaman bencana, Pemerintah harus siap. Namun ternyata banyak korban jiwa dan fasilitas roboh,” kata Mardianto.
Musibah ini harus menjadi bahan pembelajaran bagi bangsa ini. Setidaknya gempa telah melanda Aceh, Yogyakarta, Padang, serta Lombok. Masyarakat perlu diberikan pemahaman akan potensi bencana.
Mitigasi bencana perlu diperkuat baik mitigasi struktural berupa penguatan bangunan publik yang tahan gempa, tsunami, maupun likuifaksi. Sementara mitigasi nonstruktural melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana.
“Penataan ruang harus memperhatikan potensi dan ancaman bencana guna meminimalkan risiko akibat bencana,” ujar Mardianto.
Editor: Donald Karouw